4. Tetap Terhidrasi
Salah satu langkah penting dalam mencegah serangan gout adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dehidrasi dapat memperburuk kondisi asam urat karena ginjal kesulitan mengeluarkan asam urat dari tubuh.
Dilansir dari verywellhealth.com, sangat penting untuk minum banyak air putih sepanjang hari, terutama setelah makan makanan tinggi purin. Usahakan untuk minum setidaknya delapan gelas air per hari untuk membantu tubuh mengeluarkan asam urat.
5. Usahakan Mengurangi Berat Badan
Obesitas dan kelebihan berat badan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Lemak tubuh yang berlebih dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat, serta mengurangi kemampuan ginjal dalam mengeluarkannya.
Selain itu, kelebihan berat badan juga dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh Anda, yang juga berhubungan dengan peningkatan asam urat.
6. Rutin Berolahraga
Olahraga secara teratur dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang dapat meningkatkan sirkulasi darah, yang membantu ginjal dalam mengeluarkan asam urat lebih efisien.
Namun, hindari olahraga yang terlalu berat atau berlebihan, karena ini justru dapat menyebabkan dehidrasi dan memperburuk kondisi asam urat.
7. Konsumsi Obat Asam Urat Sesuai Anjuran Dokter
Bagi penderita asam urat yang telah didiagnosis oleh dokter, konsumsi obat-obatan yang diresepkan sangat penting untuk mengontrol kadar asam urat dalam tubuh. Obat-obatan ini dapat membantu mengurangi peradangan dan mencegah pembentukan kristal asam urat di sendi.
Pastikan untuk mengikuti anjuran dokter dan rutin memeriksakan kadar asam urat Anda agar dapat menjaga kondisi tubuh tetap stabil setelah Lebaran.
Dengan menghindari makanan yang mengandung purin tinggi, tetap terhidrasi, dan menjaga berat badan ideal, Anda dapat mengurangi risiko terjadinya gout. (Mianda Florentina)