Ini 3 Artis yang Dinonaktifkan dari Fraksi DPR, Berlaku Besok 1 September 2025
Entertainment

Ini 3 Artis yang Dinonaktifkan dari Fraksi DPR, Berlaku Besok 1 September 2025

Mia Chitra Dinisari
Minggu, 31 Agustus 2025 - 15:19
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Total tiga artis telah resmi dinonaktifkan sebagai anggota DPR dari fraksi Nasdem dan PAN.

Ketiga artis itu yakni Eko Patrio, Uya Kuya dari Partai Amanat Nasional, dan Nafa Urbach dan partai Nasdem.

Pemberlakuan nonaktif ketiga artis anggota DPR itu akan berlaku pada besok, 1 September 2025.

Pengumuman nonaktif muncul setelah rumah ketiganya menjadi sasaran penjarahan oknum massa pada Sabtu 30 Agustus 2025 malam.

Sebelumnya, ketiganya juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosialnya masing-masing perihal ucapan dan tindakannya yang dianggap memicu kemarahan masyarakat.

Pengumuman nonaktif pertama kali disampaikan oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh yang menjelaskan alasan menonaktifkan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi Nasdem.

Pertimbangan penonaktifan Sahroni dan Nafa tercantum dalam siaran pers dari Nasdem. Siaran pers itu telah diteken Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Sekretaris Nasdem Hermawi Taslim pada Minggu (31/8/2025).

Dalam siaran pers itu, Surya Paloh selaku Ketua Umum Nasdem menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan partai. Namun, dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat, anggota DPR Fraksi Nasdem yaitu Sahroni dan Nafa Urbach justru menyimpang dari nilai-nilai yang dijunjung partai.

Sementara itu, PAN, melalui keterangan resminya menyampaikan mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025.

PAN menghimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

"Demikian Siaran Pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan," demikian isi pernyataan mereka.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro